Search

5 Hal Berfaedah Menunggu Bedug Maghrib Bertalu

aktivitas untuk menunggu bedug maghrib bertalu

Istilah ngabuburit selalu menggema di seantero nusantara setiap ramadan tiba. Btw, sahabat bunda yang suka pakai kata ngabuburit alias aktivitas menunggu bedug maghrib bertalu untuk berbuka, sebenarnya tahu nggak tuh makna dan asal muasalnya?

Bagi yang belum tahu sejarahnya, saya sudah pernah menuliskan mengenai pengertian dan asal muasal ngabuburit. Silakan dibaca artikel Ramadan Tiba, Ngabuburit Datang .

Waktu ashar itu memang jam-jam krusial. Perut melilit, kerongkongan mengering. Mana pandemi pula, rasanya garing nggak bisa ke mana-mana. Akhirnya lagi-lagi sleeping. Hayoo, siapa yang suka begitu?

Saya yakin sih kalau sahabat bunda pasti nggak seperti itu. Namanya bunda, pasti jam-jam menuju buka itu justru waktu paling sibuk. Ya nggak sih?

Namun nggak ada salahnya lo untuk mencari alternatif kegiatan lain. Mau tahu nggak apa saja yang biasa saya lakukan untuk menunggu bedug maghrib bertalu?

5 Kegiatan Menunggu Bedug Maghrib Bertalu

Kalaupun kegiatan-kegiatan ini dirasa kurang cocok buat para sahabat bunda yang sudah fix aktivitas hariannya. Boleh lo dibagikan atau diajarkan ke buah hati, teman-teman dan kerabatnya.

kegiatan menunggu buka

1. NgabubuREAD

Ba’da ashar itu memang harus diakui godaannya semakin besar. Perlu banget diisi aktivitas yang nggak bikin kita jadi fokus sama perut dan kerongkongan terus. Jangan juga kebanyakan tidur, karena justru biasanya malah bikin tubuh semakin lemas.

Iya sih tidurnya orang puasa itu baik. Namun kalau ada aktivitas lain yang lebih berfaedah, tentunya bisa menambah pahala kan?

Aktivitas berfaedah pertama yang bisa dilakukan saat menunggu bedug maghrib bertalu adalah READ alias membaca. Sesuai dengan perintah Allah yang diturunkan pertama kali pada hamba-hambaNya. Membaca ini pun bisa banyak jenisnya.

Mau baca Al Quran dan menyelesaikan target tilawah? Masya Allah.

Atau mau baca buku-buku yang ringan tapi menyejukkan? Hayuk ajah.

Atau buat para bunda, bukan hanya membaca buku sendiri, tapi membacakan buku untuk buah hatinya sekaligus berkisah? Wah, luar biasah!

2. NgabubuWRITE

Kalau dirasa membaca justru bikin perut melilit, cobalah isi waktu sore menjelang buka dengan menulis. Apalagi sambil diiringi sepoi-sepoi angin yang menderakkan daun-daun. Masya Allah, ide di kepala rasanya langsung membuncah lo, sahabat bunda.

Sore hari tuh kalau buat saya paling asyik untuk menggarap writing challenge macam tantangan ngeblog dari BPN Ramadan 2021 ini. Atau malah mengisi jurnal syukur? Mengingat hal-hal baik yang sudah Allah anugerahkan pada kita hari ini.

3. NgabubuRIDE

Bosan seharian di rumah? Mlipir lihat jalan sambil menikmati pemandangan sore sepertinya seru ya? Yuuk, gaskeun kuda besi sahabat bunda untuk turun ke jalanan.

Biar muter-muter naik motornya lebih berfaedah,  jangan lupa siapkan beberapa nasi bungkus dan bagikan pada orang-orang yang membutuhkan di sepanjang jalan yang sahabat bunda lewati.

Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui kan? Dapat pemandangan sekaligus dapat nikmat berbagi. Alhamdulillah.

Pengen lebih sehat lagi, RIDE-nya jangan pakai motor, tapi ngegowes sepeda. Jadilah bisa melampaui lebih banyak pulau. Dapat pemandangan, dapat nikmat berbagai, dapat olahraga sore. Asyik kan?

4. NgabubuRING

Pandemi sampai saat ini memang masih membatasi ruang gerak kita. Meski saat ini sudah nggak terlalu ketat, beberapa tempat sudah mulai dibuka dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan.

Namun buat kalian yang masih mager ke luar rumah, tetap bisa kok melakukan kebaikan dari rumah saja. Cuzz angkat teleponmu atau buat sambungan video call. Lakukan silaturahmi online dengan orang tua, kerabat jauh, ataupun teman-teman yang telah lama tak jumpa.

Eits, bisa juga lo diisi dengan IG Live arisan ilmu misalnya. Berbagi pengetahuan atau informasi yang kita tahu melalui media sosial. Dijamin menunggu buka nggak lagi terasa lama.

5. NgabubuRICE

Rada maksa nih bikin istilahnya, hehe. Ya, kalau buat para bunda, jam-jam sore tentu saja waktu yang paling tepat untuk bersibuk ria di dapur, menyiapkan hidangan berbuka.

Apa nggak kurang waktunya?

Kalau saya sih nggak, seperti yang sudah saya ceritakan pada artikel resep makanan andalan saat ramadan. Saya punya rahasia spesial agar bisa memasak nggak lebih dari satu jam. Bahkan 10 menit jadi pun ada. Yang penasaran langsung aja ke artikel terkai ya, hehe.

Itulah 5 aktivitas produktif yang biasa saya lakukan saat menunggu bedug maghrib bertalu. Adakah para sahabat bunda yang satu server dengan saya? Asyiiik, toss ah! Apapun aktivitas yang dipilih, jangan lupa, jam-jam tersebut juga dikatakan sebagai waktu di mana doa-doa akan diijabah. Jadi perbanyak doa-doa baiknya ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*